LENSAINDONESIA.COM: PPKM Darurat sudah berjalan 12 hari, berbagai penyekatan dilakukan hampir di seluruh perbatasan antar kota dan provinsi.
Seperti dalam pantauan langsung lensaindonesia.com di check point Cemoro Sewu, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Rabu (14/7/2021). Tampak petugas gabungan dari Kepolisian, TNI, Satpol PP, Dinas Pehubungan, Dinas Kesehatan tengah berjaga dan melakukan pemeriksaan pada setiap kendaraan yang hendak melintas di perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah tersebut. Sejumlah besar kendaraan terpaksa diputar balik oleh petugas, karena tidak memenuhi surat-surat sebagai syarat melintas, seperti yang telah ditentukan.
“Tiga hari setelah diberlakukan PPKM Darurat hingga sekarang, kendaraan yang lewat tinggal 20% saja,” ujar Iptu Ahkmad Suryani, SH., selaku Perwira Pengendali Pengamanan di Pos perbatasan lintas Jawa Timur dan Jawa Tengah.
Iptu Akhmad juga menjelaskan, jika pelintas dari sektor esensial akan dipersilahkan untuk melanjutkan, seperti pedagang, kendaraan yang membawa obat-obatan. Begitu juga bagi warga setempat yang akan melakukan kegiatan bercocok tanam tetap diijinkan melintas.
Ia juga menambahkan, setiap hari petugas Dinas Kesehatan melakukan tes Swab secara acak di tempat kepada masyarakat yang hendak melintasi check point Cemoro Sewu.
“Kita juga lakukan tes Swab secara acak setiap harinya kepada orang yang lewat,” ucap Iptu Akhmad. “Hasilnya, tiga hari yang lalu, ditemukan dua orang asal Jawa Tengah, yang akan melintas, dinyatakan positif Covid-19 dan langsung kita koordinasikan dengan petugas di Jawa Tengah,” tambahnya.
Kanit Lantas Polsek Plaosan itu berharap, masyarakat untuk tetap patuh terhadap kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah, agar PPKM ini segera berakhir.
“Semoga PPKM ini selesai sesuai jadwal, yaitu sampai tanggal 20 Juli. Covid-19 juga bisa segera reda. Ekonomi kembali normal,” pungkasnya.

