InfoPolriTerkini
  • BERANDA
  • E-TLE
  • SIM Online
  • SKCK
  • PENGADUAN MASYARAKAT
  • INOVASI TERBARU
  • INFORMASI POLRI
No Result
View All Result
InfoPolriTerkini
  • BERANDA
  • E-TLE
  • SIM Online
  • SKCK
  • PENGADUAN MASYARAKAT
  • INOVASI TERBARU
  • INFORMASI POLRI
No Result
View All Result
InfoPolriTerkini
No Result
View All Result

Korlantas Polri kerahkan Tim TAA untuk selidik kecelakaan bus Mojokerto

Dian Purwanto by Dian Purwanto
May 18, 2022
in INFORMASI POLRI
0
Korlantas Polri kerahkan Tim TAA untuk selidik kecelakaan bus Mojokerto

Kecelakaan bus pariwisata di Tol surabaya - mojokerto (sumber gambar : isitimewa)

44
VIEWS

Polrinews.com – Jakarta – Tim Analisis Kecelakaan Lalu Lintas (TAA) Korps Lalu Lintas Kepolisian (Korlantas) Polri membantu Polda Jatim dalam penyelidikan dan penyidikan kasus kecelakaan bus wisata yang menewaskan 14 orang di KM 712+400 Jalur Tol Surabaya – Mojokerto (Sumo).

“Mabes Polri melalui Korlantas Polri telah menurunkan tim TAA untuk mendukung Polda Jatim untuk penyelidikan dan penyidikan,” kata Karo Penmas, Divisi Humas Polri rigjen Pol Ahmad Ramadhan di Jakarta, Selasa, (17/05).

Ramadhan mengatakan tim TAA Mabes Polri telah bekerja dan saat ini menunggu perkembangan hasil penyelidikan dan penyidikan atas kecelakaan maut tersebut.

Menurut dia, temuan itu menunjukkan bus tidak kelebihan muatan. Bus dapat mengangkut 37 penumpang dan bus pada saat itu hanya mengangkut 34 penumpang.

Hasil penyelidikan sementara, lanjut dia, sopir bus pariwisata PO Ardiansyah dengan nama Ade Ade Firmansyah berusia 29 tahun diketahui dari hasil tes urine di bawah pengaruh narkoba jenis amfetamin.

“Diduga kecelakaan itu disebabkan oleh pengemudi atas nama AF atau Ade Firmansyah sebagai sopir pengganti, dari hasil tes urine menunjukkan bahwa ia dalam pengaruh narkotika jenis amfetamin,” kata Ramadhan.

Namun, untuk memastikan dugaan tersebut, penyidik ​​akan mengambil sampel darah dari AF untuk penyelidikan.

Baca Juga : Korlantas Polri Rapat Evaluasi Tingkatkan Inovasi – Kreatifitas Jajaranya

AF sebagai drive pengganti, menggantikan drive utama dengan inisial AA (31) karena kelelahan. Tempat pergantian berada di rest area KM 695, dan kendaraan baru menempuh jarak 17 kilometer sebelum kecelakaan.

“Seperti yang kita ketahui bersama, saudara AF itu tidak memiliki SIM, jadi kami akan mencari identitasnya, apakah dia pengemudi cadangan atau asisten pengemudi,” kata Ramadhan.

Ini menyusul kecelakaan bus dengan nomor polisi S-7322-UW di KM 712+400 A Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) Jawa Timur pada pukul 06.15 WIB, Senin (16/05) pagi.

Bus PO “Ardiansyah” yang mengangkut 33 warga asal Benowo, Surabaya, menabrak tiang Variable Message Sign (VMS) atau papan imbauan pada bahu jalan tol.

Akibat peristiwa tersebut, 14 orang meninggal dunia, sedangkan 19 orang lainnya mendapat perawatan intensif di rumah sakit.

Rinciannya, delapan orang dirawat di Rumah Sakit Citra Medika Sidoarjo, satu orang di RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo, empat orang di RS Emma Mojokerto, tiga orang di RS Petrokimia Gresik dan tiga orang lainnya di RS Gatoel Mojokerto.

Baca Juga : Korlantas Minta Polda Terkait Normalisasi Tol Trans Jawa

Tags: kecelakan bus mojokerto
Previous Post

Korlantas Minta Polda Terkait Normalisasi Tol Trans Jawa

Next Post

Masyarakat Puas Kinerja Polri Tangani Arus Mudik Lebaran 2022

Next Post
Masyarakat Puas Kinerja Polri Tangani Arus Mudik Lebaran 2022

Masyarakat Puas Kinerja Polri Tangani Arus Mudik Lebaran 2022

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
© Copyright Layananpolri Team All Rights Reserved
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • E-TLE
  • SIM Online
  • SKCK
  • PENGADUAN MASYARAKAT
  • INOVASI TERBARU
  • INFORMASI POLRI

© 2025 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.